
Cirebon, 18 Agustus 2026 — Dalam rangka memperkuat kemampuan dan pemahaman teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi, Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berpartisipasi dalam kegiatan Peningkatan Literasi IT bagi Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PUSTIKOM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung PUSTIKOM Lantai II tersebut menghadirkan Amin RS Budiantono, ST., M.Si., Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Agama RI, sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi tenaga kependidikan untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.
Dalam pemaparannya, Amin menekankan bahwa literasi IT tidak sekadar kemampuan menggunakan perangkat dan aplikasi digital. Literasi IT mencakup kemampuan memanfaatkan teknologi secara efektif, aman, etis, dan bertanggung jawab, termasuk dalam mengelola data, menjaga keamanan informasi, serta memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) secara tepat.
Menurutnya, transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan. Karena itu, penguatan literasi digital perlu dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan teknologi.
Amin juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem PTKN Digital yang terintegrasi. Pengembangan teknologi tidak cukup dilakukan melalui aplikasi secara terpisah, tetapi perlu didukung oleh integrasi data, keamanan siber, pengembangan aplikasi, pemanfaatan AI, serta tata kelola digital yang baik. Dengan demikian, teknologi dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, aman, efisien, dan berbasis data.
Khusus dalam pemanfaatan AI, peserta didorong untuk melihat kecerdasan artifisial sebagai alat bantu yang dapat mendukung pembelajaran, penelitian, analisis data, maupun administrasi. Namun, penggunaannya tetap harus memperhatikan aspek keamanan data, privasi, transparansi, akuntabilitas, dan etika. AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efektif, tetapi keputusan dan tanggung jawab tetap berada pada manusia.
Sementara itu, Kepala PUSTIKOM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Riyanto, ST., M.Kom., menegaskan bahwa pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi di perguruan tinggi membutuhkan dukungan serta sinergi dari seluruh unsur lembaga. Teknologi tidak dapat berjalan sendiri apabila tidak didukung oleh koordinasi, kolaborasi, dan komitmen bersama dari setiap unit kerja.
“Penguatan IT bukan hanya menjadi tanggung jawab unit yang menangani teknologi. Dibutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh lembaga agar pemanfaatan teknologi dapat memberikan dampak yang optimal bagi layanan dan kinerja institusi,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Dari Pascasarjana, kegiatan ini diikuti oleh Saifudin, S.Kom., Pranata Komputer Pascasarjana. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang teknologi informasi.
Saifudin menyampaikan bahwa perkembangan teknologi yang sangat dinamis menuntut tenaga IT untuk terus belajar dan beradaptasi. Pelatihan seperti ini menjadi penting agar kemampuan teknis tidak berhenti pada pengetahuan yang sudah dimiliki, tetapi terus berkembang mengikuti kebutuhan institusi.
“Teknologi terus berkembang. Karena itu, kemampuan dan wawasan di bidang IT juga harus terus diperbarui melalui pelatihan, pembelajaran, dan pengalaman. Hal ini penting agar dukungan teknologi di Pascasarjana dapat terus menyesuaikan dengan kebutuhan layanan dan perkembangan institusi,” ujarnya.
Kegiatan peningkatan literasi IT ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat mendorong terbentuknya budaya digital yang aman, terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Bagi Pascasarjana, penguatan kompetensi IT menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi layanan akademik dan administrasi. Dengan sumber daya manusia yang terus berkembang dan kolaborasi yang semakin kuat antarunit, pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.