Berita & Informasi

Gagas Model Integratif Keuangan Sosial Islam untuk Masyarakat Pesisir, Sigit Nurhendi Resmi Sandang Gelar Doktor

Gagas Model Integratif Keuangan Sosial Islam untuk Masyarakat Pesisir, Sigit Nurhendi Resmi Sandang Gelar Doktor

Cirebon, 06 Juni 2026

Kemiskinan di wilayah pesisir masih menjadi tantangan yang membutuhkan pendekatan inovatif dan berkelanjutan. Berangkat dari realitas Sigit Nurhendi menghadirkan sebuah gagasan ilmiah yang menawarkan integrasi lembaga keuangan sosial Islam sebagai strategi pemberdayaan masyarakat. Gagasan tersebut berhasil mengantarkannya meraih gelar Doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Ujian Terbuka Program Doktor Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang diselenggarakan di Auditorium Pascasarjana, Sabtu (06/06/2026).

Dalam sidang terbuka tersebut, Sigit mempresentasikan disertasi berjudul "Model Integratif Lembaga Keuangan Sosial Islam dalam Strategi Pengentasan Kemiskinan pada Masyarakat Pesisir di Provinsi Jawa Barat." Penelitian ini menawarkan sebuah model kolaboratif yang mengintegrasikan instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf ke dalam satu ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, program pengentasan kemiskinan tidak lagi berjalan secara parsial, melainkan saling terhubung sehingga mampu menciptakan dampak yang lebih luas, efektif, dan berkelanjutan.

Menurut hasil penelitiannya, keberhasilan pengelolaan lembaga keuangan sosial Islam tidak hanya bergantung pada besarnya dana yang dihimpun, tetapi juga pada sinergi antarlembaga, tata kelola yang profesional, serta pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi. Model yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi alternatif kebijakan bagi pemerintah daerah, lembaga zakat, badan wakaf, dan berbagai institusi sosial dalam memperkuat strategi pengentasan kemiskinan, khususnya di kawasan pesisir.

Sidang promosi doktor dipimpin oleh Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag selaku Ketua Sidang dan Prof. Dr. H. Ilman Nafi'a, M.Ag sebagai Sekretaris Sidang. Proses akademik ini turut didampingi oleh tim promotor yang terdiri atas Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., SM., M.Ag sebagai Promotor Utama, Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, MP sebagai Promotor Pendamping I, serta Dr. Wartoyo, M.Si sebagai Promotor Pendamping II.

Suasana sidang berlangsung dinamis ketika promovendus memaparkan hasil penelitiannya dan menjawab berbagai pertanyaan kritis dari tim penguji. Hadir sebagai penguji Prof. Dr. H. Achmad Kholiq, M.Ag dan Dr. Sri Rokhlinasari, M.Si., sementara oponen ahli Prof. Dr. Hj. Ida Rosnida, S.E., M.Ak dan Prof. Dr. H. Wawan Wahyudin, M.Pd., beliau merupakan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten 2021-2025, Guru Besar di Program Pascasarjana (S2 dan S3) di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan  Ketua BAZNAS Provinsi Banten 2025-2030.

Berbagai masukan yang disampaikan semakin memperkaya perspektif ilmiah sekaligus menegaskan relevansi penelitian terhadap pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. 

Dengan keberhasilannya mempertahankan disertasi, Sigit Nurhendi resmi menyandang gelar Doktor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi syariah sekaligus menjadi referensi dalam penyusunan strategi pemberdayaan masyarakat melalui model integratif lembaga keuangan sosial Islam.

Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas