PPL UIN Siber Cirebon Terlibat dalam Pendampingan Program CRIMINON Angkatan 106
Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dalam Kegiatan Penutupan program tidak hanya menjadi penanda berakhirnya kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari refleksi atas proses pembinaan yang telah dijalani para peserta. Selama program berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan untuk membangun kesadaran diri, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola perilaku sebagai bagian dari persiapan menuju kehidupan setelah menjalani masa pembinaan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengambil bagian dalam proses pendampingan bersama anak magang dan tim pelaksana kegiatan. Keterlibatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam lingkungan pemasyarakatan.
Pembinaan Tidak Berhenti pada Berakhirnya Pertemuan
Program CRIMINON dirancang sebagai salah satu bentuk pembinaan kepribadian bagi WBP. Proses yang berlangsung selama tiga bulan memberikan ruang kepada peserta untuk mengikuti kegiatan secara konsisten dan memahami berbagai nilai yang berkaitan dengan perubahan diri serta tanggung jawab.
Berakhirnya 40 kali pertemuan menjadi momentum untuk mengingatkan peserta bahwa proses perubahan membutuhkan keberlanjutan. Nilai yang diperoleh selama mengikuti program diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Berakhirnya rangkaian pertemuan bukan berarti proses pembinaan selesai. Nilai-nilai yang telah diperoleh selama mengikuti CRIMINON diharapkan dapat terus diterapkan dan menjadi bekal bagi WBP dalam menjalani proses pembinaan selanjutnya.” ungkap ketua pelaksana
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi siswa bahwa setiap individu memiliki cara belajar yang berbeda. Karena itu, strategi belajar perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal.
Membangun Kebiasaan Belajar yang Lebih Terarah
Program ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif mengenali kebiasaan belajar mereka. Siswa diarahkan untuk memperhatikan beberapa aspek penting, seperti fokus saat belajar, pengelolaan waktu, pemahaman materi, serta kemampuan menentukan target yang ingin dicapai.
Dengan pendekatan tersebut, belajar tidak lagi dipandang hanya sebagai aktivitas yang membutuhkan waktu panjang. Sebaliknya, siswa diajak memahami bahwa belajar secara terencana dan konsisten dapat membantu mereka memperoleh hasil yang lebih maksimal.
Bagi mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan pendampingan peserta didik. Keterlibatan secara langsung di sekolah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kondisi nyata yang dihadapi siswa.
Kolaborasi Kampus dan Sekolah
Kegiatan pendampingan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung perkembangan peserta didik. Pihak sekolah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik, sementara mahasiswa turut berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan.
Melalui program PLP, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman sebagai calon pendidik, tetapi juga belajar membangun komunikasi, melakukan pendampingan, dan merespons kebutuhan peserta didik secara langsung.
Kegiatan “Belajar Cerdas, Bukan Sekadar Belajar Keras” diharapkan dapat membantu siswa kelas X SMAN 1 Babakan membangun kebiasaan belajar yang lebih efektif dan terarah. Di sisi lain, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalankan peran pendamping di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Quality Education, khususnya melalui penguatan kualitas pembelajaran, pendampingan peserta didik, serta pengembangan keterampilan belajar yang mendukung pendidikan berkualitas.