Mahasiswa S3 Ekonomi Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perluas Jejaring Akademik hingga Malaysia
Bangi, Malaysia β Mahasiswa Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kunjungan akademik ke Institut Islam Hadhari, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Delegasi mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah melakukan kunjungan akademik ke Institut Islam Hadhari, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Senin (28/9/2026).
P
ascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pengalaman akademik mahasiswa sekaligus membuka ruang interaksi dan pertukaran gagasan dengan akademisi di lingkungan perguruan tinggi Malaysia.
Delegasi mahasiswa S3 Ekonomi Syariah yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas Hikam Muhtadi Zuhdi, Mutadi, Anton Budiana, Ayu Gumilang Lestari, dan Farida Irmayanty. Rombongan turut didampingi Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag. yang mewakili Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kedatangan delegasi disambut oleh Deputy Director Institute of Islam Hadhari UKM, Dr. Norshariani Abd Rahman. Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah akademisi dan peneliti, di antaranya Prof. Dr. Sahlah Abd Mutalib, Principal Research Fellow Food Microbiology and Halal Science, serta Dr. Farah Ayuni binti Moh Hatta beserta jajaran dosen dan civitas akademika Institut Islam Hadhari.
Mendorong Riset dan Publikasi Bertaraf Internasional
Dalam kunjungan tersebut, delegasi memperkenalkan sejumlah agenda akademik yang meliputi visiting lecture, international visit, dan academic writing. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan mahasiswa, memperkuat kemampuan riset, serta membangun koneksi akademik lintas negara.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Abdul Aziz turut memperkenalkan sistem pembelajaran Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Penerapan hybrid learning dan blended learning menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam menjalani pendidikan doktoral.
Selain bertukar informasi mengenai sistem pendidikan, pertemuan juga diisi dengan sesi perkenalan dan diskusi mengenai bidang keilmuan serta fokus penelitian yang dikembangkan oleh masing-masing pihak.