PROFIL DOSEN PASCASARJANA UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON: Akademisi, Aktivis, dan Tokoh Pengabdian Masyarakat
PROFIL DOSEN PASCASARJANA UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON: Menelusuri Jejak Langkah dan Pengabdian Dr. Iis Arifudin, M.Ag.: Akademisi, Aktivis, dan Tokoh Pengabdi Masyarakat
▣ 02 Oktober 2026
|
● Pascasarjana UIN Siber
|
⌖ Cirebon
Cirebon, 02 Oktober 2026,
Dr. Iis Arifudin, M.Ag. merupakan akademisi di bidang Pendidikan Islam yang saat ini mengemban amanah sebagai Sekertaris Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Akar Tradisi dan Fondasi Pendidikan
Dr. Iis Arifudin, M.Ag. lahir di sebuah lingkungan yang kental dengan nilai-nilai religius, tepatnya di Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, pada tanggal 3 Juni 1975. Pendidikan dasarnya ditempuh di tanah kelahiran melalui SDN Karangampel Kidul dan berhasil diselesaikan pada tahun 1988. Menginjak usia remaja, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah pertama di MTsN Karangampel hingga lulus pada tahun 1991. Demi memperluas cakrawala keilmuan dan spiritualnya, ia kemudian mengambil keputusan besar untuk merantau ke Jawa Timur, menempuh pendidikan menengah atas di MAN Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dan lulus pada tahun 1994.
Dr. Iis Arifudin, M.Ag. lahir di sebuah lingkungan yang kental dengan nilai-nilai religius, tepatnya di Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, pada tanggal 3 Juni 1975. Pendidikan dasarnya ditempuh di tanah kelahiran melalui SDN Karangampel Kidul dan berhasil diselesaikan pada tahun 1988. Menginjak usia remaja, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah pertama di MTsN Karangampel hingga lulus pada tahun 1991. Demi memperluas cakrawala keilmuan dan spiritualnya, ia kemudian mengambil keputusan besar untuk merantau ke Jawa Timur, menempuh pendidikan menengah atas di MAN Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dan lulus pada tahun 1994.
Selama di Jombang, ia tidak hanya mengenyam pendidikan formal, tetapi juga meleburkan diri ke dalam kehidupan pesantren dengan mengaji di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Setelah itu, ia melanjutkan pengembaraan ilmiahnya ke Yogyakarta, menempuh pendidikan tinggi Strata Satu (S1) di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta hingga lulus tahun 1999. Sembari kuliah, jiwa kesantriannya tetap diasah dengan berguru di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Kecintaannya pada dunia pendidikan Islam membawanya melanjutkan studi magister (S2) di Pascasarjana IAIN Yogyakarta (sekarang UIN Sunan Kalijaga) dengan konsentrasi Pendidikan Islam dan lulus pada tahun 2003. Puncak perjalanan akademis formalnya diraih ketika ia berhasil merampungkan pendidikan Doktoral (S3) di kampus yang sama, Pascasarjana UIN Yogyakarta, pada tahun 2019, juga dengan fokus mendalam pada konsentrasi Pendidikan Islam.
Dedikasi dan Perjalanan Karier Akademik
Karier akademis profesional Dr. Iis Arifudin dimulai pada tahun 2005 saat ia resmi diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dosen di lingkungan IAIN Sunan Gunung Djati Bandung (yang kini telah bertransformasi menjadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung). Di kampus ini, ia mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya selama belasan tahun hingga tahun 2021. Selama masa pengabdian tersebut, reputasi kepemimpinan dan integritasnya membuat ia dipercaya untuk menduduki berbagai posisi strategis, di antaranya sebagai Sekretaris Program Studi S1 PAI (2006–2010), Ketua Program Studi S1 PAI (2010–2014), hingga puncaknya menjabat sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama pada tahun 2014–2018.
Pada 1 April 2021, sebuah panggilan bakti kepada keluarga membuat Dr. Iis mengambil keputusan besar untuk "hijrah" mengajar ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kepindahan ini didasari oleh rasa tanggung jawab moralnya sebagai seorang anak untuk merawat orang tuanya yang sedang berjuang melawan sakit stroke. Di kampus barunya (yang kini telah bertransformasi menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon), kapasitas kepemimpinannya kembali diakui. Ia langsung dipercaya menjadi Anggota Senat Universitas untuk periode 2024–2025. Tidak lama berselang, ia diberi amanah baru untuk menakhodai posisi sebagai Sekretaris Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) untuk masa khidmah 2025–2027. Selain disibukkan dengan urusan internal kampus, dedikasi akademisnya juga meluas ke ranah nasional dengan bertindak sebagai Asesor di Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA).
Kiprah Luas di Organisasi Keagamaan, Profesi, dan Ekonomi
Sebagai seorang santri tulen, Dr. Iis Arifudin tidak pernah melepaskan diri dari pengabdian kemasyarakatan. Jiwa aktivismenya disalurkan secara konsisten melalui struktur Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai tingkatan. Perjalanan organisasinya di NU dirintis dari tingkat akar rumput sebagai Sekretaris MWC NU Karangampel (2005–2010). Kiprahnya kemudian naik ke tingkat cabang dengan mengemban tugas sebagai Pembina LTN NU Indramayu (2012–2017), Wakil Ketua PCNU Indramayu selama dua periode berturut-turut (2017–2022 dan 2022–2027), serta Pembina LPT NU Indramayu (periode 2018–2023 dan 2022–2027). Jangkauan khidmahnya meluas ke tingkat wilayah ketika ia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Barat untuk periode 2022–2027. Sebagai bentuk ikatan emosional dengan almamaternya, ia juga aktif di tingkat nasional sebagai Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas Jombang untuk dua masa bakti sekaligus, yakni 2022–2027 dan 2027–2031.
Tidak hanya aktif di bidang keagamaan dan sosial-pendidikan, Dr. Iis juga menaruh perhatian besar pada sektor ekonomi umat. Hal ini dibuktikan dengan keterpilihannya sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MES) Kabupaten Indramayu untuk Masa Khidmah 2026–2028. Di samping itu, eksistensi profesionalnya sebagai pengajar agama diperkuat dengan keanggotaannya yang aktif di Asosiasi Dosen PAI sejak tahun 2012 hingga saat ini.
Kontribusi Nasional dalam Kepemiluan dan Demokrasi
Kombinasi antara kompetensi akademis dan jaringan organisasi yang luas membuat Dr. Iis Arifudin dilirik oleh lembaga negara. Pada tahun 2023, ia mendapatkan amanah dan kepercayaan tinggi dari KPU Pusat untuk bertindak sebagai Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Provinsi Jawa Barat. Keterlibatannya dalam menyaring penyelenggara pemilu ini berjalan sukses. Pasca-kegiatan Timsel tersebut, ia kerap diundang menjadi narasumber dan pembicara kunci di berbagai forum yang diselenggarakan oleh KPU serta Bawaslu tingkat Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Jawa Barat.
Integritas, objektivitas, serta kedalaman pemikirannya membuat ia dipercaya menjadi figur sentral dalam proses perwujudan demokrasi lokal. Hal ini dibuktikan dengan rekam jejaknya yang luar biasa sebagai Tim Panelis Debat Terbuka dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di berbagai daerah strategis, meliputi Debat Terbuka Calon Walikota Cirebon, Calon Bupati Kuningan, Calon Bupati Tasikmalaya, Calon Bupati Indramayu, hingga Calon Bupati Bandung.
Produktivitas Ilmiah dan Penghargaan Negara
Di tengah padatnya jadwal mengajar, menguji akreditasi, mengurus organisasi, hingga mengawal proses demokrasi, Dr. Iis Arifudin tetap menjaga marwahnya sebagai seorang ilmuwan sejati dengan aktif menulis. Karya-karya ilmiahnya yang berupa artikel riset telah banyak menghiasi berbagai jurnal ilmiah bereputasi, baik berskala nasional maupun internasional. Ia juga aktif menulis buku-buku ber-ISBN yang dapat diakses publik melalui Google Scholar. Kualitas akademisnya juga terekam kuat secara digital dengan kepemilikan Sinta ID 6787091 serta ID Scopus 60740676400.
Berkat kompetensi metodologi dan kedalaman analisisnya, Dr. Iis sering kali dipercaya untuk memimpin proyek penelitian yang didanai oleh berbagai instansi kenamaan nasional. Rekam jejak risetnya mencakup pembiayaan dari Kementerian Agama RI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, LP2M IAIN/UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, hingga kolaborasi prestisius melalui skema MoRA LPDP. Atas segala bentuk loyalitas, prestasi kerja, dan pengabdian tanpa pamrihnya kepada bangsa dan negara selama lebih dari satu dekade sebagai aparatur sipil negara, Presiden Republik Indonesia menganugerahinya tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun pada tahun 2019.
● pascasarjana.uinssc.ac.id
✉ pascasarjana@uinssc.ac.id
f Instagram
▶ YouTube