Berita & Informasi

Dr. H. Ahmad Yani. Ketua Program Studi Doktor Hukum Keluarga Islam (HKI) Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

PROFIL DOSEN PASCASARJANA UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON : MENAPAKI JEJAK PENGABDIAN, MENGEMBANGKAN KEILMUAN ISLAM, DAN MENGUATKAN PENDIDIKAN

PROFIL DOSEN PASCASARJANA UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON: Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag. Mengembangkan Keilmuan Islam, Menguatkan Pendidikan, dan Mengabdi untuk Masyarakat

▣ 03 Oktober 2026
|
● Pascasarjana UIN Siber
|
⌖ Cirebon
Sidang Tertutup Disertasi Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon, 03 Oktober 2026, Dedikasi terhadap dunia pendidikan Islam tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas mengajar dan penelitian, tetapi juga melalui pengabdian sosial serta keterlibatan aktif dalam pengembangan masyarakat. Prinsip tersebut tercermin dalam perjalanan akademik dan pengabdian Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag. seorang akademisi yang konsisten mengembangkan keilmuan Islam sekaligus berkontribusi dalam berbagai bidang kemasyarakatan dan kelembagaan.

Menapaki Jejak Pendidikan dan Perjalanan Akademik

Lahir di Majalengka pada 19 Januari 1975, Ahmad Yani menapaki perjalanan pendidikan dengan fondasi keilmuan Islam yang kuat. Pendidikan sarjananya ditempuh pada bidang Pendidikan Agama Islam di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung, Fakultas Tarbiyah Cirebon, dan diselesaikan pada 1996. Perjalanan akademiknya berlanjut pada jenjang magister Pendidikan Islam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 2002, hingga meraih gelar doktor dalam bidang Pendidikan Islam pada 2018. Pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kota Cirebon turut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan wawasan keislamannya.

Dalam perjalanan profesionalnya, Ahmad Yani memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan. Ia pernah menjadi instruktur Bahasa Arab di At-Taqwa Language Centre (ALC) pada 1995–2002, kemudian mengajar di SDIA 05–SMP Islam Al-Azhar 03 Cirebon pada 2001–2004. Pengabdiannya di perguruan tinggi dimulai sebagai Dosen Luar Biasa PPB STAIN Cirebon pada 2001–2005, sebelum dipercaya menjadi dosen tetap UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sejak 2005 hingga sekarang. Dengan jabatan akademik Lektor Kepala, kepakarannya berfokus pada Ilmu Pendidikan Islam.

Mengemban Amanah dan Berkontribusi dalam Pengembangan Kelembagaan Kampus

Perjalanan pengabdiannya di lingkungan perguruan tinggi juga ditandai dengan berbagai amanah strategis dalam pengembangan kelembagaan. Pada 2007–2010, ia dipercaya sebagai Kepala Unit Pengabdian kepada Masyarakat P3M STAIN Cirebon. Selanjutnya, pada 2010–2013, ia menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kiprahnya berlanjut ketika dipercaya menjadi Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon periode 2013–2015. Pada 2015–2019, ia juga mengemban amanah sebagai Anggota Senat Institut IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pengalaman kepemimpinannya semakin berkembang ketika dipercaya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon periode 2019–2023.

Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan keterlibatannya dalam berbagai aspek pengembangan institusi, mulai dari pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan program studi, penguatan tata kelola akademik, hingga pengembangan penelitian. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari kontribusinya dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi Islam.

Mengembangkan Tradisi Keilmuan melalui Penelitian dan Publikasi

Perhatian akademiknya tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas. Ia juga aktif mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan pendidikan karakter, kebinekaan, pesantren, kesehatan mental, dan dinamika sosial-keagamaan. Sejumlah karya ilmiahnya membahas penyelenggaraan pendidikan berbasis karakter kebinekaan sebagai upaya pencegahan radikalisme sejak dini, pendidikan karakter melalui pendekatan Center Method, model Living Culture dalam pendidikan pesantren modern, hingga implementasi pendidikan Islam dalam pemulihan kesehatan mental pasien Covid-19.

Pengalaman dalam pengembangan penelitian dan kelembagaan akademik turut diperkuat melalui keterlibatannya di Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAIN Cirebon pada 2007–2013 serta kepemimpinannya di LP2M pada 2019–2023. Berbagai pengalaman tersebut memperkaya kompetensinya dalam membangun budaya penelitian, mengembangkan keilmuan, dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi Islam.

Kontribusi keilmuannya juga diwujudkan melalui penulisan buku Metodologi Penelitian Hukum Keluarga Islam, yang disusun secara kolaboratif bersama Prof. Dr. Adang Djumhur Salikin, Guru Besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Buku tersebut menjadi ikhtiar akademik untuk memperkaya referensi metodologi penelitian, khususnya dalam kajian Hukum Keluarga Islam pada jenjang magister dan doktor. Melalui karya ini, ia turut mendorong pengembangan penelitian yang mampu menjawab kompleksitas kehidupan keluarga dan perubahan sosial kontemporer.

Mengintegrasikan Nilai Keislaman dan Kearifan Lokal

Kontribusinya terhadap pengembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga diwujudkan melalui keterlibatan dalam pengembangan keilmuan dan pelestarian khazanah keislaman berbasis budaya lokal. Salah satu kiprah pentingnya adalah dipercaya sebagai Ketua Tim Penerjemah Al-Qur'an ke dalam bahasa daerah.

Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas akses masyarakat dalam memahami pesan-pesan Al-Qur'an melalui bahasa yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat dakwah Islam, kegiatan tersebut juga memiliki nilai strategis dalam menjaga kekayaan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat. Kontribusi ini memperlihatkan bahwa pengembangan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas akademik, tetapi juga mencakup upaya menghadirkan manfaat keilmuan bagi masyarakat dan menjaga kearifan lokal.

Memperkuat Pascasarjana melalui Kepemimpinan Akademik

Sejak 2024 hingga sekarang, Ahmad Yani dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi Doktor (S3) Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam mengembangkan kualitas akademik program studi, membina mahasiswa doktoral, serta memperkuat tradisi penelitian Hukum Keluarga Islam.

Ia juga mengampu mata kuliah Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Keluarga Islam. Pengalaman mengajar tersebut mempertemukan kompetensi metodologisnya dengan perkembangan penelitian Hukum Keluarga Islam yang semakin luas, baik melalui pendekatan normatif, empiris, maupun sosial-kemasyarakatan.

Melalui kepemimpinan akademik tersebut, ia turut mendorong terciptanya lingkungan pendidikan doktoral yang produktif dalam penelitian, pengembangan gagasan, dan penguatan tradisi ilmiah. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusinya dalam memperkuat posisi Pascasarjana sebagai ruang pengembangan keilmuan Islam yang responsif terhadap persoalan masyarakat kontemporer.

Mengabdi untuk Umat melalui Organisasi dan Kemasyarakatan

Di luar lingkungan akademik, Ahmad Yani juga aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Kiprahnya antara lain tercermin melalui keterlibatannya di At-Taqwa Centre Kota Cirebon, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Nahdlatul Ulama (NU), serta Forum Silaturahim Kemakmuran Masjid Serantau (FORSIMAS) Indonesia.

Ia juga dipercaya mengemban berbagai amanah organisasi, di antaranya sebagai Ketua Harian At-Taqwa Centre, Ketua Harian LPTQ Kota Cirebon, Pimpinan Pondok Pesantren Pemberdayaan Daarul Faa’iziin, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Cirebon periode 2022–2027, serta Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon periode 2026–2030.

Berbagai keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa pengabdiannya tidak hanya berorientasi pada dunia pendidikan tinggi, tetapi juga mencakup pemberdayaan umat, penguatan lembaga keagamaan, dan pengembangan kehidupan sosial masyarakat.

Dedikasi dan Penghargaan atas Pengabdian

Atas dedikasi dan kontribusinya, Ahmad Yani menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Tokoh Pemuda Bidang Keagamaan dari Wali Kota Cirebon pada 2018, Nominee Pengabdi Inspiratif Nasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada 2022, serta Satyalancana Karya Satya 10 Tahun pada 2014 dan 20 Tahun pada 2026. Ia juga memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Religi Penggerak Literasi Keuangan dari OJK–Bank Indonesia KPw Cirebon pada 2025.

Dengan perjalanan akademik, penelitian, kepemimpinan, dan pengabdian yang dijalaninya, Ahmad Yani terus mendedikasikan diri bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam. Baginya, pengembangan keilmuan bukan sekadar menghasilkan karya ilmiah, melainkan juga menjadi proses intelektual untuk membaca realitas, memperluas pengetahuan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam memperkuat peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya Pascasarjana, sebagai lingkungan akademik yang unggul, produktif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

● pascasarjana.uinssc.ac.id
✉ pascasarjana@uinssc.ac.id
f Instagram
▶ YouTube
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas