PROFIL PEGAWAI PASCASARJANA UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON: Dari Dunia Pendidikan hingga Tata Kelola Perguruan Tinggi, Nasrullah Dedikasikan Pengabdian untuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Cirebon, 30 Oktober 2026,
Perjalanan karier Nasrullah diawali dari dunia pendidikan. Pada tahun 2001, ia pernah mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di SD Negeri 1 Pengabean Losari dan MTs Al-Ikhlas Losari. Pada tahun 2002, ia melanjutkan pengabdiannya sebagai tenaga pengajar di SMP Negeri 1 Losari dan MI As-Suniyah Losari. Selanjutnya, pada periode 2003–2018, ia menjadi tenaga pengajar di MTs Negeri Babakan Ciwaringin dengan pengalaman dalam beberapa jenjang jabatan Fungsional guru, yaitu Guru Madya, Guru Madya Tingkat I dan Guru Muda. Ia juga pernah mengajar di SMP Negeri 1 Plumbon Cirebon pada periode 2007–2010. Pengalaman di bidang pendidikan tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan kariernya di lingkungan perguruan tinggi. Pada tahun 2018, Nasrullah mulai menjalankan tugas sebagai tenaga administratif, kemudian dipercaya menangani bidang sarana dan prasarana pendidikan sebagai Analis Sarana dan Prasarana Pendidikan pada periode 2018–2019. Pada tahun 2019–2020, ia bertugas sebagai Penyusun Bahan Minat dan Bakat Mahasiswa. Selanjutnya, pada periode 2020–2022, ia menjalankan tugas sebagai Analis Humas dan Protokol. Pengalaman dan kepercayaan kelembagaan terus berkembang. Pada tahun 2022, Nasrullah dilantik menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon hingga 2025. Dalam perjalanan kariernya, pada tahun 2024 ia juga memperoleh penugasan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian (KABAG) Tata Usaha Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sejak tahun 2026 hingga sekarang, Nasrullah mengemban amanah sebagai Kepala Subbagian Umum Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Posisi ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya sebagai Top Menegerial dalam mendukung penguatan tata kelola administrasi, pelayanan akademik, dan penyelenggaraan kegiatan kelembagaan di lingkungan Pascasarjana.
Selain menjalankan tugas Top Menegerial struktural/pengawas dan administratif pascasarjana, Nasrullah memiliki pengalaman dalam berbagai kegiatan dan penugasan tambahan. Di lingkungan kemahasiswaan, ia dipercaya sebagai Pembina UKK Resimen Mahasiswa sejak tahun 2022 hingga sekarang, setelah sebelumnya menjadi Pembina UKM Mahapeka pada periode 2020–2022. Pada Periode yang sama tahun 2020-2022 Nasrullah juga dipercaya menangani bidang Kerjasama Insitute dengan lembaga di luar kampus dengan tanggungjawab menyusun dan menelaah Naskah Kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agrrement (MoA). Dalam bidang pengembangan pendidikan dan akademik, Nasrullah juga memiliki pengalaman sebagai tenaga pengajar di Fakultas Agama Islam Institut Studi Islam Al-Amin Indramayu sejak tahun 2019. Ia pernah mengajar di Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon pada periode 2019–2023, serta menjadi tenaga pengajar di Ma'had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada periode 2019–2020. Pada periode 2019–2020, ia juga mengampu mata kuliah Metodologi Studi Islam pada Fakultas UAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pengalaman lainnya mencakup keterlibatan dalam tim pembebasan tanah untuk pengembangan sarana pendidikan kampus di Indramayu pada tahun 2019 dan di Kota Cirebon pada tahun 2020. Pada tahun 2019, ia mendapat penugasan sebagai pendamping peserta Student Mobility Program (SMP) ke tiga negara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam bidang organisasi profesi guru, Nasrullah pernah menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Al-Qur'an Hadis Kabupaten Cirebon pada periode 2016–2019. Ia juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan keuangan DIPA IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada periode 2019–2021. Pengalaman tersebut memperkaya kapasitasnya dalam memahami tata kelola organisasi, administrasi, pengelolaan sumber daya, dan pelayanan kelembagaan.
Jauh sebelum menjalankan berbagai penugasan tersebut, Nasrullah juga telah aktif dalam kegiatan kepramukaan dan kepemudaan. Ia pernah mengikuti Jambore Nasional Pramuka di Cibubur Jakarta pada tahun 1997 serta Perkemahan Wirakarya Nasional di Krung Jreu, Provinsi Aceh, pada tahun 1998.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas profesional, Nasrullah telah mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan bidang tugasnya. Pada tahun 2024, ia mengikuti Diklat Kompetensi Digital yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelatihan ini menjadi salah satu bekal pengembangan kompetensi dalam menghadapi kebutuhan transformasi digital di lingkungan kerja. Sebelumnya, ia mengikuti Diklat Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di Balai Diklat Administrasi Jakarta pada tahun 2021, Diklat Teknis Keprotokolan Angkatan II pada tahun 2020, serta Diklat Teknis Pengendalian Kontrak bagi Pejabat Pembuat Komitmen pada tahun 2019. Pada tahun 2015, ia juga mengikuti Diklat Teknis Fungsional Pembentukan Jabatan Calon Kepala Madrasah di Balai Diklat Keagamaan Bandung. Pengembangan wawasan kebangsaan dan kompetensi pendidikan turut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan dirinya. Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaannya dalam Diklat Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Ideologi dan Kebangsaan, Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada tahun 2013, serta Diklat Guru Profesional melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tahun 2012.
Dalam bidang penguasaan bahasa asing, Nasrullah pernah mengikuti Effective English Conversation Course (EECC) di Pare, Kediri, pada tahun 2011 dan English Course di Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LIA) pada periode 2003–2004.
Atas pengabdian dan kontribusinya, Nasrullah memperoleh sejumlah penghargaan. Pada tahun 2020, ia menerima Satyalancana Karya Satya X Tahun yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kesetiaannya dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara.
Pada tahun 2026, ia juga memperoleh penghargaan atas partisipasinya dalam kegiatan Donor Darah ke 50 dari Gubernur Jawa Barat. Penghargaan ini mencerminkan kepedulian sosial dan partisipasinya dalam kegiatan kemanusiaan.
Dengan pengalaman yang mencakup bidang pendidikan, administrasi pemerintahan, pelayanan akademik, keprotokolan, pengelolaan sarana dan prasarana, pengembangan kemahasiswaan, serta tata kelola kelembagaan, Nasrullah memiliki perjalanan pengabdian yang beragam di lingkungan pendidikan. Pengalaman sebagai tenaga pendidik menjadi bekal dalam memahami kebutuhan dunia pendidikan, sementara pengalaman administratif dan kelembagaan memberikan perspektif mengenai pentingnya tata kelola organisasi yang efektif, tertib, dan berorientasi pada pelayanan.
Dalam menjalankan amanah sebagai Kepala Subbagian Umum Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, ia diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan administrasi dan akademik, penguatan koordinasi kelembagaan, serta pengembangan tata kelola Pascasarjana yang Profesional, Inovatif, Adaptif, dan Responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan tinggi.
Perjalanan karier dan pengabdian tersebut menjadi gambaran komitmen Nasrullah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas pelayanan kelembagaan yang berdampak sesuai dengan Tagline Kementerian Agama RI.