Cato M.Pd.I, Raih Gelar Doktor Melalui Kajian Tafsir Marâh Labîd Karya Syekh Nawawi Al-Bantani.
CIREBON – Cato Merupakan Salah Satu kandidat Doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam, berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Ujian Terbuka Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Yang digelar di Auditorium Pascasarjana, Gedung A Lantai 3, Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi, Kota Cirebon, Selasa, (13/01/2026). Dalam siding yang berlangsung beliau mempresentasikan penelitian berjudul "Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural dalam Kitab Tafsir Marâh Labîd Karya Syekh Nawawi Al-Bantani." Penelitian ini mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam multikultural yang terkandung dalam kitab Marâh Labîd, seperti toleransi, keadilan, kesetaraan, musyawarah, dan kasih sayang sebagai landasan pendidikan Islam yang moderat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani memiliki relevansi dalam membangun pendidikan Islam yang inklusif dan mampu menjawab tantangan masyarakat Indonesia yang majemuk. Kajian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi ilmiah bagi pengembangan pendidikan Islam yang menghargai keberagaman dan memperkuat moderasi beragama.
Sidang Ujian Terbuka Gelombang I dipimpin oleh Prof. Dr. H. Ilman Nafi’an, M.Ag., selaku Ketua Sidang dan didampingi Dr. H. Iwan M.Ag., sebagai Sekretaris Sidang. Keberhasilan penelitian ini tidak terlepas dari bimbingan tim promotor yang terdiri atas Prof. Dr. H., Slamet Firdaus M.A., sebagai Promotor Utama, Prof. Dr. H. Ahmad Asmuni, M.A., serta Dr. Siti Fatimah, M.Hum.

Di hadapan para dewan penguji yakni Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, M.A., Prof. Dr. H. Sumanta, M.Ag., dalam Sidang Promosi tersebut Pascasarjana mengundang sebagai oponen ahli satu Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag., beliau merupakan wakil Rektor III UIN GUS DUR Pekalongan, Sedangkan oponen ahli dua dihadiri oleh Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag, M.Ed, Ph.D., beliau merupakan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI. Cato mampu menjawab berbagai pertanyaan kritis mengenai hasil penelitiannya tentang nilai-nilai pendidikan Islam multikultural dalam Kitab Tafsir Marâh Labîd karya Syekh Nawawi Al-Bantani. Pembahasan sidang menegaskan bahwa tafsir Marâh Labîd mengandung nilai-nilai toleransi, keadilan, kesetaraan, musyawarah, dan kasih sayang yang relevan sebagai landasan pengembangan pendidikan Islam yang moderat dan inklusif.
Dalam pembahasan sidang dijelaskan bahwa tafsir Marâh Labîd karya Syekh Nawawi Al-Bantani tidak hanya berisi kajian terhadap makna ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga memuat nilai-nilai pendidikan Islam multikultural yang meliputi toleransi, keadilan, kesetaraan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Nilai-nilai tersebut dinilai mampu menjadi dasar dalam membangun pendidikan Islam yang moderat, humanis, dan inklusif.
Dengan selesainya Sidang Ujian Terbuka ini, Cato resmi menyandang gelar Doktor. Penelitian mengenai nilai-nilai pendidikan Islam multikultural dalam kitab Marâh Labîd diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam membentuk generasi yang memiliki sikap toleran, berkarakter, serta mampu menjaga keharmonisan dalam masyarakat yang majemuk.
Galeri Kegiatan
