Integrasi AI dan Nilai Islam, Pascasarjana UIN Siber Cirebon Gelar Studium General Internasional 2026
Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Seminar Internasional mengusung tema The Integration of Artificial Intelligence and islamic values in education: A strategy for an ethical society 5.0
mahasiswa pascasarjana berprestasi

internasional studium generale
Perkembangan teknologi digital terus menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi dunia pendidikan. Menjawab dinamika tersebut, Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Studium General Internasional sebagai ruang akademik untuk menggali gagasan, memperluas wawasan global, serta merumuskan arah pendidikan masa depan yang berbasis teknologi sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan. Mengusung tema “Integrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dan Nilai-Nilai Islam dalam Pendidikan: Strategi Menuju Society 5.0 yang Beretika”, kegiatan ini menghadirkan dua pemateri yang memiliki latar belakang akademik dan pengalaman internasional. Pemateri pertama adalah Prof. Dr. H. Muhammad Irfan Helmy, Lc., M.A., Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi. Sementara itu, pemateri kedua adalah Dr. H. Abd. Rozak, M.Si., dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kehadiran kedua narasumber tersebut diharapkan memberikan perspektif yang komprehensif mengenai perkembangan teknologi, pendidikan, serta relevansinya dengan nilai-nilai Islam.
Dalam pemaparannya, forum ini menjadi ruang untuk membahas bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam dunia pendidikan tanpa mengabaikan aspek etika, moral, spiritual, dan tanggung jawab kemanusiaan. Perkembangan AI dinilai tidak cukup hanya dipahami dari sisi kecanggihan teknologi, tetapi juga perlu ditempatkan dalam kerangka pendidikan yang mampu membentuk manusia berkarakter, kritis, kreatif, dan memiliki kesadaran etis dalam menggunakan teknologi.
Dilaksanakan secara hybrid, Studium General Internasional ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, dosen, mahasiswa, hingga pemerhati pendidikan. Peserta dapat mengikuti kegiatan secara langsung di Gedung Siber Lantai 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon maupun secara daring melalui platform Zoom Meeting. Format tersebut memungkinkan forum akademik ini menjangkau peserta lebih luas sekaligus membuka peluang terjadinya pertukaran gagasan dan jejaring akademik lintas wilayah.
Studium General Internasional ini menjadi momentum penting untuk melihat kembali arah transformasi pendidikan di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Teknologi diharapkan tidak menggantikan peran manusia, melainkan menjadi instrumen yang memperkuat kapasitas manusia dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dalam konteks Society 5.0, integrasi antara kecerdasan digital dan kebijaksanaan nilai menjadi fondasi penting untuk membangun pendidikan yang maju secara teknologi sekaligus tetap berorientasi pada kemaslahatan manusia.
Melalui kegiatan tersebut, Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dalam menghadapi era Society 5.0. Dialog antara perkembangan teknologi dan nilai-nilai Islam diharapkan mampu memperkaya perspektif akademik sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pendidikan yang adaptif, inklusif, beretika, dan berdaya saing global. Penyelenggaraan Studium General Internasional ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat budaya akademik, memperluas jejaring internasional, serta menghadirkan ruang dialog ilmiah yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.